Mallika Sarabhai Tentang Keluarga PERHATIKAN CARA MENDIDIK ANAK YANG BAIK AGAR TIDAK SALAH DALAM MENDIDIK

PERHATIKAN CARA MENDIDIK ANAK YANG BAIK AGAR TIDAK SALAH DALAM MENDIDIK


Menjadi pasangan suami istri adalah momen yang mengharukan sekaligus membanggakan, karena bisa melangkah ke jenjang yang lebih serius lagi. Dimana dua insan mengikat janji untuk sehidup semati merupakan sesuatu yang sakral untuk dilakukan. Rasanya belum lengkap sebuah keluarga tanpa ada kehadiran si kecil di dalamnya. Anak merupakan sesuatu yang sangat dinanti – nantikan oleh pasangan suami istri.  Tidak hanya untuk mereka, tapi juga untuk keluarga mereka dimana sudah menunggu – menunggu untuk menimang cucu. Sesudah datangnya si kecil di tengah – tengah keluarga, rasanya keluarga menjadi lengkap dan semakin hangat. Hanya saja kalian sebagai kedua orang tua mempunyai tugas baru, yaitu mendidik si kecil.

Mendidik seorang anak tentu bukanlah perkara yang mudah, apalagi menjadi orang tua baru bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi bukan. Harus beradaptasi yang asalnya tidak ada anak kecil di rumah, sekarang kamu harus mengurus, merawat buah hati yang sangat dinantikan tersebut. Pastinya setiap orang tua menginginkan anak tersebut tumbuh menjadi orang yang baik dan juga bisa berguna untuk semua orang. Untuk meraih hal tersebut tentunya anak harus mendapatkan bimbingan dan arahan dari orang tuanya, karena tidak mungkin mereka tiba – tiba menjadi orang yang seperti itu tanpa didikan dari orang tuanya. Berikut adalah tips mendidik anak dengan baik, agar tidak salah dalam mendidik.

1.Menunjukkan Contoh yang Baik

Menunjukkan Contoh yang Baik

Agar anak bisa menjadi pribadi yang baik, tentunty anak tersebut harus mendapatkan didikan yang tepat. Tidak hanya didikan atau arahan saja, tetapi orang tua pun harus menjadi contoh yang baik. Selain memberikan contoh yang baik kepada anak, orang tua pun harus menjadi contoh. Karena biasanya anak – anak itu masih banyak menirukan apa yang dilakukan oleh orang lain, terutama orang tuanya yang selalu mereka lihat.

Kamu dapat menunjukkan contoh yang baik dengan berbicara yang lembut juga bersikap sopan. Ketika kamu memberikan arahan kepada anak untuk berlaku sopan, tetapi kamu tidak memberikan contoh yang sama dengan yang kamu ucapkan. Maka anak akan merasa kebingungan dan berujung menirukan apa yang kamu lakukan. Maka dari itu tunjukkan contoh yang baik kepada anak.

2.Memanggil Nama Anak

Memanggil Nama Anak

Ketika kamu memanggil buah hati kamu, usahakan untuk memanggilnya dengan menggunakan namanya atau menggunakan panggilan – panggilan yang baik. Karena nantinya si anak akan merasakan sendiri bahwa dirinya tersebut dihargai dan disayangi. Selain itu ketika memanggil si kecil jangan dengan nada yang tinggi atau sambil berteriak, karena nantinya dia merasa kesal bahkan takut.

Seperti kita yang sudah dewasa bila dipanggil dengan nada teriak – teriak pasti akan merasa kesal, rasanya seperti tidak sopan memanggil orang seperti itu. Jadi panggilah dengan nada yang lembut dan baik kepada si kecil, jangan dijadikan sebagai kebiasaan memanggil anak dengan cara tidak baik.

3.Membangun Kebiasaan untuk Mendengarkan

Membangun Kebiasaan untuk Mendengarkan

Biasanya kita sebagai orang tua sudah merasa lelah dengan pekerjaan rumah dan pekerjaan di kantor, membuat kita tidak ingin terlalu banyak mendengarkan si kecil karena keinginan untuk beristirahat yang besar. Tetapi bila ini dijadikan sebagai kebiasaan kepada anak, membuat anak tidak dapat berinteraksi dengan baik dengan orang tuanya. Jadi anak kebiasaan memendam apa yang ingin dikatakannya.

Padahal anak pun butuh didengarkan, ketika merasakan hal yang dirasanya. Contohnya saat kamu memberikan perintah kepada anak untuk membereskan sesuatu, tetapi anak tidak mau melakukannya. Dengarkan alasan anak terlebih dahulu mengapa mereka tidak ingin melakukannya.

Itulah beberapa tips mendidik anak dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

CARA MENJADI ANAK YANG BAIK AGAR BERGUNA BAGI KELUARGA DAN MASYARAKATCARA MENJADI ANAK YANG BAIK AGAR BERGUNA BAGI KELUARGA DAN MASYARAKAT

Proses panjang yang harus dilalui saat si kecil akhirnya lahir di dunia, penuh suka dan duka yang dilalui. Hingga akhirnya semua terbayarkan dengan senyuman si kecil yang hadir di dunia ini. Mendidik dan mengajarkan anak untuk menjadi anak yang baik dan tumbuh menjadi pribadi yang dapat diandalkan serta membanggakan itu memerlukan usaha yang maksimal. Berbagai usaha pun dikerahkan dengan memberikannya pendidikan yang terbaik, masuk ke sekolah unggulan dan masuk ke tempat les yang dapat melatih dirinya dalam segi akademis dan non akademis. Ini semua dilakukan hanya untuk si kecil agar dapat membentuk anak menjadi pribadi yang  baik dan berwawasan luas.

Tetapi itu kembali lagi kepada si anak, apalagi seiring denga berjalannya waktu usia bertambah membuat anak semakin bisa mengambil keputusannya sendiri. Apalagi bila dia sudah mengenal dunia, menjadi waktu yang sedang membara sekali untuk sang anak yang mencari jati dirinya. Tentunya setiap anak menginginkan dirinya menjadi orang yang baik dan juga berguna untuk siapapun itu. Hanya saja itu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan oleh anak, karena dia pun akan berhadapan dengan berbagai macam masalah. Entah itu berasal dari sekolah atau lingkungan rumahnya. Tapi untuk menjadi anak yang baik itu tidak harus menjadi orang yang sempurna, yang penting dapat menghargai dan menunjukkan sayangnya kepadanya orang lain. Berikut cara menjadi anak yang baik.

1.Mendengarkan Orang Tua

Mendengarkan Orang Tua

Orang tua memiliki peranan penting juga dalam pertumbuhan anak, karena mereka adalah orang yang akan selalu kamu jumpai. Orang tua tentunya tidak akan menjerumuskan anaknya kepada jalan yang salah, pastinya mereka menginginkan sesuatu yang terbaik untuk anaknya apapun itu. Sehingga untuk menjadi anak yang baik, kamu harus mendengarkan orang tua. Contohnya seperti mereka tidak memberikan izin kepada kamu saat kamu meminta izin untuk pergi main bersama agen sbobet.

Bila mereka sudah mengatakan hal tersebut, lebih baik kamu mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang tua. Karena mereka mengatakan hal tersebut karena rasa khawatir yang mereka rasakan bila kamu harus pergi keluar. Tetapi bila kamu sudah dewasa dan mereka masih melakukan hal demikian, sebaiknya diberikan penjelasan kepada orang tua.

2.Membantu Pekerjaan Rumah

Membantu Pekerjaan Rumah

Saat sudah bertambahnya usia dimana kamu pun semakin besar, belajarlah untuk membantu pekerjaan rumah. Tidak harus pekerjaan rumah yang berat – berat kamu dapat memulainya dengan hal yang ringan, seperti membersihkan kamar tidur saat bangun tidur atau membersihkan mainan yang sudah kamu miankan sebelumnya. Karena ini hal – hal yang sederhana dan mudah untuk dilakukan, tetapi bila rutin dilakukan.

Akan menjadi kebiasaan yang terbawa sampai nanti kamu besar. Selai itu juga kamu dapat membantu mencuci piring yang sudah kamu gunakan, membuang sampah sehingga itu bisa mengurangi pekerjaan rumah. Lakukan dengan senyuman dan tanpa ada keluhan yang kamu keluarkan dari mulut kamu.

3.Hormati Saudara Kamu            

Hormati Saudara Kamu

Anak yang baik akan menunjukkan pengertian dan rasa kasih sayangnya kepada orang lain, tidak hanya kepada orang tuanya saja tetapi juga kepada saudara kamu. Menghormati saudara tidak hanya kepada umur yang lebih tua, tetapi juga menghormati kepada yang lebih muda.  Karena bila kamu juga menghormati kepada yang  lebih muda, secara tidak langsung kamu akan menjadi contoh untuk mereka.

Itulah cara untuk menjadi anak yang baik agar berguna bagi sekeliling kamu.

Tips Mewujudkan Keluarga HarmonisTips Mewujudkan Keluarga Harmonis

Semua pasangan pastinya menginginkan untuk memiliki keluarga harmonis. Pada awal kehidupan keluarga kecil mereka dimulai, pastinya satu sama lain menginginkan untuk memiliki keluarga yang harmonis dan betahan hingga akhir nantinya.

Tetapi sayangnya kalau sekarang kita lihat realita, pernikahan memang tidak selalu diisi dengan sisi yang menyenangkan. Ada kalanya salah satu dari pasangan tersebut harus berkorban untuk bisa mencapai keinginan keluarga harmonis tersebut.

Ketika sudah berada pada posisi yang jenuh, kebanyakan pasangan memilih untuk menyerah dan merasa perpisahan merupakan hal yang terbaik. Tetapi sebenarnya kalau memiliki komitmen yang kuat, kita bisa menyelamatkan pernikahan yang sudah mulai berakhir dan memulai keluarga harmonis yang diinginkan.

Berikut ini kami memiliki beberapa tips untuk membuat keluarga Anda menjadi keluarga yang harmonis.

Tips Keluarga Harmonis Untuk Wujudkan Keluarga Bahagia

1.Terima Kelebihan dan Kekurangan Pasangan Kita

Pasangan

Tidak ada orang yang sempurna, semua orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu bukankah terasa adil kalau kita bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh pasangan kita?

Anda harus bisa mengingat apa kelebihan yang dimilikinya sehingga bisa membawa Anda pada momen di mana kalian sudah menikah. Itu bisa membantu dalam kembali merasakan cinta dan meminimalisir pertengkaran di antara kalian.

2. Keluarga Harmonis Harus Saling Memaafkan

Saling Memaafkan

Semua orang tidak luput dari kesalahan, ada baiknya untuk terus maju ke depan dan jadikan kesalahan https://hcfgkc.org/ yang dilakukan di masa lalu adalah sebuah pelajaran. Kalau memang sudah memiliki komitmen untuk mempertahankan pernikahan, salah satu cara mewujudkannya adalah dengan memaafkan pasangan.

3. Jalin Komunikasi dengan Baik

Komunikasi

Banyak pasangan yang akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka dikarenakan kurang komunikasi. Di masa sekarang ini, banyak orang yang lebih suka berkomunikasi melalui internet dan melupakan orang yang ada di sekitarnya. Ini membuat mereka jarang untuk melakukan komunikasi kepada pasangan dan berakhir dengan hubungan yang semakin renggang.

Kalau ingin membuat keluarga yang harmonis, ada baiknya untuk meredam ego sendiri dan mulai sering-sering lakukan komunikasi dengannya. Mungkin awalnya akan terasa tidak terbiasa, namun mulai biasakan diri agar nantinya kalian bisa saling terbuka mengenai masalah yang sedang menghadang.

4. Minta Maaf dan Tidak Membesarkan Ego

Minta Maaf

Hal yang paling harus dihindari dalam menjalin hubungan dengan pasangan adalah menganggap kalau diri sendiri merupakan yang paling benar. Ini ternyata bisa membuat keluarga tidak harmonis dan berakhir dengan perpisahan.

Jika memang tahu kalau pasangan memiliki ego yang sangat tinggi, kenapa tidak coba untuk memulai meminta maaf terlebih dulu? Dengan meminta maaf tidak akan membuat kita menjadi rendah di mata dia, tetapi ini tentunya hal yang baik untuk awal yang baru.

5. Jangan Berburuk Sangka

Jangan Berburuk Sangka

Hal terakhir yang kami sarankan untuk bisa membangun keluarga yang baik adalah dengan cara untuk hindari berburuk sangka pada pasangan. Karena hal ini ternyata bisa membuat dia menjadi tidak nyaman dan bisa memicu terjadinya pertengkaran.

Kalau Anda bisa tidak berburuk sangka pada pasangan, ini bisa membuat diri Anda sendiri lebih rileks dan juga dapat fokus dalam membangun keluarga harmonis yang lebih baik.

Nah, itulah beberapa tips keluarga harmonis yang ada baiknya untuk dilakukan. Selain dari sisi pasangan, Anda juga harus bisa memperbaiki diri dan mencoba untuk tidak menutup diri padanya. Katakan kalau ada yang kurang dirasa nyaman, jadi ia tahu juga apa yang harus dia perbaiki. Semoga artikel ini bisa membantu.

 

Tips Menjaga Keharmonisan KeluargaTips Menjaga Keharmonisan Keluarga

Trend gugur hanyalah ekspresi dominan pada mana kita mulai menarik energi kembali ke dalam tempat tinggal serta rendezvous keluarga. ketika waktu dihabiskan pada dalam ruangan lebih banyak daripada di luar, dan liburan membuat kita permanen terikat menggunakan famili.

Ini pula bisa menjadi saat stres yg tidak terhindarkan sebab jadwal demam isu gugur yg baru serta tuntutan Slot Gacor Terbaru sekolah dan pekerjaan. aku mempunyai beberapa saran yang dapat membantu mendorong keharmonisan keluarga dalam menghadapi insiden kehidupan.

1. Berbicaralah dengan ramah satu sama lain. Kedengarannya sangat sederhana, tetapi sering kali waktu kita sedang stres atau hanya sibuk, kita acapkali menghasilkan komentar atau menggunakan nada yang membangkitkan kemarahan https://www.slot.rs-import.com/ orang lain. Jika Anda menggunakan nada atau bahasa yang tidak disengaja yang terdengar menyakitkan, permisi.

Beri memahami orang lain bahwa nada atau bahasanya tidak dimaksudkan buat kasar, dan bahwa Anda meminta maaf. Permintaan maaf berjalan jauh di rumah saya.

2. Abaikan setiap anggota keluarga Anda tahu apa yang Anda hargai di dalamnya. Jangan anggap remeh kontribusi keluarga Anda. Jika mereka baik, murah hati, memberi, membantu, atau mendukung, beri tahu mereka.

3. Hargai keunikan setiap anggota keluarga Anda. karakteristik apa yang dimiliki anggota keluarga Anda yang dari Anda menarik, unik, atau bahkan cantik? Rayakan hal-hal positif slot terbaru ihwal orang-orang yg Anda cintai.

4. Dalam sebagian besar hidup kita, kita dinilai atau bersaing menggunakan orang lain (dan bahkan terkadang menggunakan diri kita sendiri). Luangkan ketika buat hanya menghabiskan ketika melakukan kegiatan non-kompetitif mirip berjalan, menonton film, dan permainan yg melibatkan kesempatan atau pada mana Anda belajar sesuatu perihal satu sama lain (permainan kreatif seperti Charades, Apel ke Apel, dll.)

Tanpa menjadikan kemenangan sebagai hal yg paling krusial . Kami jujur ​​bisa membentuk apa pun kompetitif, upayanya ialah membuatnya tidak kompetitif! Terkadang membagi keluarga menjadi beberapa tim bisa membuatnya lebih menyenangkan dan mengalihkan fokus asal kemenangan.

5. Gunakan hari Minggu menjadi hari untuk berkumpul serta bertemu tentang minggu depan. sering jadwal kelebihan beban dan akibatnya bisa sangat melelahkan.

Merencanakan minggu depan serta memeriksa dengan anggota famili perihal apa yg mereka lakukan, apa yg akan terjadi pada minggu depan, dan , sorotan dan “cahaya rendah” berasal minggu kemudian, bisa menjadi cara untuk menghubungkan dan mencegah potensi masalah atau perangkap di minggu mendatang.