Tentang Keluarga

Sibuk dengan Pekerjaan Sehari-Hari? Tetap Coba Bangun Hubungan Ayah-Ibu dan Anak yang Baik, Yuk!

Hubungan antara anak dan orang tua adalah hal penting yang harus bisa dibangun. Karena hal ini akan berdampak lebih baik ke depannya, terlebih lagi jika nanti sang anak melakukan kesalahan, orang tua pun bisa menjadi lebih mudah untuk menasihatinya tanpa ada yang tersakiti. Ada masanya ketika anak lebih mendengarkan kata-kata orang lain dibandingkan kata-kata ibu atau orang tua, karena mereka merasa orang tuanya tidak akan mengerti keadaan dia. Nah, dari sini Anda harus bisa membangun hubungan yang baik antara anak dan orang tua, atau setidaknya antara ibu dan anak.

Emosi di antara anak dan orang tua sangat perlu dibangun sejak dini, karena itu akan membuat anak sama ibu dan ayah akan semakin mudah dalam membangun hubungan emosi yang ada.

Berikut ini kami memiliki tips untuk Anda agar bisa membangun hubungan yang baik antara anak dan ibu-ayah.

Tips Bangun Hubungan Baik Ibu dan Anak

1.Lakukan Liburan Bersama Ayah, Ibu dan Anak

Ibu dan Anak keluarga

Kerap kali kesibukan kedua orang tua membuat mereka memiliki hubungan yang longgar dengan anak. Ini membuat anak merasa kalau kedua orang tuanya terlalu memikirkan pekerjaan mereka dibandingkan dengan dirinya. Oleh karena itu ada baiknya untuk melakukan liburan bersama dengan mereka. Tidak harus pergi ke tempat-tempat mewah, bisa juga dengan memanfaatkan waktu kosong dengan menyaksikan film di ruang keluarga bersama atau bahkan wisata kecil di belakang rumah.

Hal-hal sederhana seperti ini akan menjadi kenangan yang diingat oleh anak dengan baik dalam memorinya. Yang terpenting dalam hal ini adalah kegiatan yang dilakukan membuat mereka bahagia juga anak menjadi lebih mudah dalam memberikan ekspresinya.

2. Tetap Lakukan Komunikasi

Ibu dan Anak

Kalau biasanya di rumah, mungkin komunikasi antara ibu sama anak tetap terjaga dengan baik, bahkan mungkin sering kali ada cerita ibu dan anak yang membuat hubungan lebih akrab. Namun, bagaimana dengan Ayah? Nah, setiap pulang kerja, ada baiknya untuk tetap usahakan melakukan komunikasi bersama dengan anak. Ini akan membuat komunikasi dengan mereka tetap terjalin meski Anda sibuk untuk bekerja.

Tidak harus selalu membicarakan hal-hal berat, cukup tanyakan kesehariannya. Jangan pula terlalu mengkhawatirkan keadaan anak, nanti ia akan risih dan merasa kalau ia terlalu diawasi. Yang terpenting adalah memberikannya dalam jangkauan yang wajar dan penuh akan kasih sayang.

3. Ajak Anak Memahami Pekerjaan kita

Ibu dan Anak

Sering kali ditemukan kasus anak yang merasa kurang diperhatikan oleh orang tuanya yang terlalu sibuk bekerja, Tapi kalau Anda tidak ingin ada kesalahpahaman macam ini di rumah Anda, sebaiknya ajak dia untuk melihat pekerjaan kita. Kalau diperbolehkan, sesekali ajak mereka ke kantor dan kenalkan mereka dengan lingkungan pekerjaan kita. Di sana anak mungkin bisa paham kalau yang orang tuanya lakukan adalah untuk dirinya, bukan untuk kesenangan kita.

4. Mengenal Teman-Temannya

teman Ibu dan Anak

Salah satu cara yang bisa membuat orang tua bisa menjadi dekat dengan anak adalah agar kita bisa mengenal lingkungannya. Karena terkadang meski anak tampak baik-baik saja di rumah, ternyata pergaulannya di luar rumah tidak sebaik itu. Dengan demikian jika ada yang salah kita bisa menyelesaikannya di awal.

5. Berikan Penghargaan Untuk Usahanya

Anak sering kali ingin menunjukkan kepada ibu atau ayahnya mengenai hal yang dia banggakan. Tetapi ada kalanya orang tua tidak peka dengan apa yang diinginkan oleh sang anak, ini membuat anak merasa tidak diapresiasi dan malas untuk bisa meraih sesuatu. Berilah mereka penghargaan, tidak perlu harus memberi mereka barang mewah, tetapi bisa juga hanya dengan memberikan ucapan kalau kalian bangga dengan pencapaiannya, itu sudah lebih dari cukup.

Semoga tips dari kami bisa bermanfaat untuk Anda yang ingin menjaga hubungan baik di tengah keluarga Anda. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *