Tag: dampak anak

INI DIA CARA – CARA UNTUK MEMBERLAKUKAN ANAK DENGAN ADIL

Menghabiskan waktu berama dengan keluarga rasanya menjadi hal yang sangat menyenangkan. Melakuka hal – hal yang biasanya sulit untuk dilakukan karena harus sibuk bekerja dan melakukan kegiatan di luar rumah. Ketika kamu mempunyai dua anak, rasanya kamu tidak perlu terlalu banyak khawatir anak akan merasa kesepian karena ada yang akan menemaninya. Meskipun entah adik  atau kakak yang biasanya itu selalu bertengkar, tetapi setidaknya mereka memiliki satu sama lain. Tetapi pernahkah kalian para orang tua merasakan bahwa perlakukan kalian itu memang tidak adil kepada salah satu dari anak kalian, mungkin bagi kita sendiri tidak merasakan ada yang salah.

Hanya saja bagi anak sendiri biasanya merasakan bahwa perlakuan yang dilakukan oleh orang tuanya tersebut itu tidak adil, seperti hanya lebih memperhatikan kaka saja atau adik saka. Memang hal ini normal dan wajar untuk dirasakan oleh si anak, hanya saja bila ini terus berangsur lama dimana anak tidak bisa terus menerus dapat memaklumi dan mewajarkan itu semua. Lama – lama anak bisa menjadi salah paham dan bisa saja menimbulkan dampak yang buruk. Tentunya sebagai orang tua hal ini seperti ini tidak ingin terjadi bukan? Maka dari itu kamu dapat memperhatikan cara – cara berikut ini agar dapat memberlakukan anak – anak dengan adil.

1.Selalu Memberikan Penjelasan

Selalu Memberikan Penjelasan

Komunikasi menjadi hal yang sangat penting untuk terus dijalin antara orang tua juga anak, apalagi si anak yang masih belum dewasa. Dimana kamu yang terus memberikan suruhan yang tidak sesuai dengan kehendak si anak, tetapi kamu tidak dapat memberikan alasan yang jelas mengapa anak harus melakukan hal tersebut. Karena si anak masih kecil, belum bisa mendapatkan atau mencari alasan yang jelas mengapa orang tua mereka berlaku demikian kepada dirinya.

Maka dari itu peran orang tua disini sangat dibutuhkan, untuk memberikan penjelasan baik – baik kepada anak. Tentunya penjelasan tersebut yang memang dapat diterima dengan baik oleh si kecil, salah satunya memberikan penjelesan seperti dampak apa yang sebetulnya akan dia dapatkan bila melakukan hal tersebut.

2.Menjadi Orang Tua yang Fleksibel

Menjadi Orang Tua yang Fleksibel

Memiliki anak lebih dari satu memang bukan hal yang mudahl untuk dijalani. Apalagi orang tua yang memang harus bekerja dua duanya, rasanya mendapatkan hari libur ingin digunakan untuk beristirahat. Tapi ada anak – anak yang harus dimanjakan karena ini hari libur kamu dimana kamu dapatt bertemu dengan anak dalam waktu yang lebih lama. Dan anak pun akan senang ketika orang tuanya dapat meluangkan waktunya, bermain bersama, bercanda dan tertawa bersama.

Melakukan kegiatan – kegiatan yang biasanya jarang untuk dilakukan. Merasakan bahwa orang tua mereka ini seperti teman mereka, tetapi disatu sisi juga dapat menjadi panutan mereka. Sehingga menjadi orang tua yang fleksibel dan tidak kaku akan lebih disenangi oleh anak – anak.

3.Memperlakukan Anak Sesuai Dengan Kebutuhan Mereka

Memperlakukan Anak Sesuai Dengan Kebutuhan Mereka

Setelah melakukan kegiatan seharian yang membuat lelah, membuat kamu tidak ingin melakukan hal yang ribet dan melelahkan lainnya. Membuat kebutuhan yang memang dibutuhkan oleh anak itu menjadi tidak terpenuhi. Ini tentunya akan membuat anak menjadi sedih , apalagi kalau kamu hanya memenuhi kebutuhan tersebut kepada salah satu anak kamu saja.

Sedangkan yang lainnya tidak kamu perlakukan dengan sama, alias tidak memberikan hal yang mereka butuhkan. Jadi kamu harus memperlakukan anak – anak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Itulah cara – cara untuk memberlakukan anak dengan baik.

STOP! DAMPAK YANG AKAN DITERIMA OLEH ANAK SAAT MELIHAT ORANG TUA SEDANG BERTENGKAR

Memiliki keluarga yang tentram dan harmonis menjadi keinginan dan cita – cita yang dimiliki oleh setiap keluarga. Tetapi keharmonisan dan ketentraman itu tidak serta merta saja bisa ada dan terjadi dalam sebuah keluarga, karena suasana seperti itu harus diciptakan oleh anggota keluarga tersebut. Kedua orang tua yang menjadi orang tua sesungguhnya Sbobet ketika mereka memiliki seorang anak, dimana panggilan mereka pun mulai bergani menjadi ayah dan ibu. Keluarga kecil rasanya terasa hangat dan lengkap ketika sudah bersama – sama menikmati setiap waktu yang berlalu. Tetapi nyatanya tidak semua keluarga bisa merasakan, karena tidak semua keluarga bisa berjalan dengan apa yang dibayangkannya.

Salah satunya adalah terjadinya kasus pada anak broken home, dimana dia harus mendapati dirinya tidak merasa nyaman berada di rumahnya sendiri. Tentunya hal seperti ini didukung dari beberapa faktor dan pastinya ada yang mendorong dia untuk slot demo solo merasakan rasa yang tidak nyaman berada di rumah sendiri. Contoh yang paling banyak adalah, melihat kedua orang tuanya yang bertengkar secara langsung. Tentu ini menjadi pemandangan yang sangat tidak mengenakan untuk bisa anak tonton, apalagi anak yang masih kecil dimana dia belum mengerti dan paham dengan baik apa yang sedang terjadi. Melihat pemandangan seperti memberikan dampak buruk pada anak, apa saja dampak tersebut? Simak ulasan berikut ini.

1.Rasa Bersalah

Rasa Bersalah

Dampak pada anak judi slot gacor bila melihat orang tuanya yang bertengkar memang tergantung pada posisi anak tersebut berada pada usia berapa. Bila dia sudah berada pada usia dewasa, dimana dia sudah mengerti dengan apa yang terjadi respon yang akan dia terima adalah rasa bersalah. Terjadi pertengkaran antara kedua orang tuanya tersebut dia menyimpulkan bahwa itu adalah kesalahan yang sudah dilakukannya. Sehingga dia akan cenderung menyalahkan dirinya sendiri.

Rasa bersalah ini akan semakin besar bila memang fakta dari pertengakaran orang tuanya ini sudah terungkap, bahwa memang terdapat sangkut paut dengan dirinya. Memberikannya tekanan batin yang lebih besar, karena hal ini bisa terjadi karena kehadiran dirinya dan sebagainya. Memberikan dampak buruk yang membuat tekanan emosional menjadi terganggu.

2.Perkembangan Otak Terganggu

Perkembangan Otak Terganggu

Ternyata dampak yang akan diterima oleh anak ketika melihat orang tuanya bertengkar itu tidak hanya pada tekanan emosionalnya saja yang bisa terganggu. Tetapi pada perkenbangan otak pun memberikan pengaruh yang buruk, penelitia yang sudah dilakukan oleh Eamon McCrory, Ph.D., berasal dari University College London, yang menuturkan kalau anak yang melihat secara langsung pertengkaran yang terjadi antara kedua orang tuanya.

Pola otak pada gates of olympus demo maxwin anak akan diibaratkan seperti tentara ketika sedang berada di medan perang. Untuk umur anak yang masih 11 tahun itu akan berdampak pada regulasi stress juga pengembangan sensoriknya. Lalu untuk anak dibawah usia 11 tahun akan menyimpan kenangan yang pahit tersebut dalam waktu yang lama.

3.Depresi dan Gangguan Kecemasan     

Depresi dan Gangguan Kecemasan

Ini menjadi hal yang akan terjadi ketika anak melihat kedua orang tuanya bertengkat di depan matanya. Tentang hal ini sudah dilakukan penelitian oleh Profesor C. Cybele Raver yang berasal dari Universitas New York Steinhardt bahwa pengaruh buruk yang akan didapatkan sang anak itu berhubungan dengan kognitif, perilaku anak, dan neurobiologis.

Penelitian itu sudah dilakukan dengan melibatkan 1025 anak. Karena anak yang melihat orang tuanya sedang bertengkar tidak dapat mencerna dan memahami emosinya dengan baik. Inilah yang akhirnya menyebabkan rasa depresi dan gangguan kecemasan yang akan dirasakan oleh si kecil.

Itulah beberapa dampak buruk yang akan diterima anak bila melihat orang tuanya bertengkar.