Mallika Sarabhai Tentang Keluarga Tips Mewujudkan Keluarga Harmonis

Tips Mewujudkan Keluarga Harmonis


Semua pasangan pastinya menginginkan untuk memiliki keluarga harmonis. Pada awal kehidupan keluarga kecil mereka dimulai, pastinya satu sama lain menginginkan untuk memiliki keluarga yang harmonis dan betahan hingga akhir nantinya.

Tetapi sayangnya kalau sekarang kita lihat realita, pernikahan memang tidak selalu diisi dengan sisi yang menyenangkan. Ada kalanya salah satu dari pasangan tersebut harus berkorban untuk bisa mencapai keinginan keluarga harmonis tersebut.

Ketika sudah berada pada posisi yang jenuh, kebanyakan pasangan memilih untuk menyerah dan merasa perpisahan merupakan hal yang terbaik. Tetapi sebenarnya kalau memiliki komitmen yang kuat, kita bisa menyelamatkan pernikahan yang sudah mulai berakhir dan memulai keluarga harmonis yang diinginkan.

Berikut ini kami memiliki beberapa tips untuk membuat keluarga Anda menjadi keluarga yang harmonis.

Tips Keluarga Harmonis Untuk Wujudkan Keluarga Bahagia

1.Terima Kelebihan dan Kekurangan Pasangan Kita

Pasangan

Tidak ada orang yang sempurna, semua orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Oleh karena itu bukankah terasa adil kalau kita bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh pasangan kita?

Anda harus bisa mengingat apa kelebihan yang dimilikinya sehingga bisa membawa Anda pada momen di mana kalian sudah menikah. Itu bisa membantu dalam kembali merasakan cinta dan meminimalisir pertengkaran di antara kalian.

2. Keluarga Harmonis Harus Saling Memaafkan

Saling Memaafkan

Semua orang tidak luput dari kesalahan, ada baiknya untuk terus maju ke depan dan jadikan kesalahan https://hcfgkc.org/ yang dilakukan di masa lalu adalah sebuah pelajaran. Kalau memang sudah memiliki komitmen untuk mempertahankan pernikahan, salah satu cara mewujudkannya adalah dengan memaafkan pasangan.

3. Jalin Komunikasi dengan Baik

Komunikasi

Banyak pasangan yang akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka dikarenakan kurang komunikasi. Di masa sekarang ini, banyak orang yang lebih suka berkomunikasi melalui internet dan melupakan orang yang ada di sekitarnya. Ini membuat mereka jarang untuk melakukan komunikasi kepada pasangan dan berakhir dengan hubungan yang semakin renggang.

Kalau ingin membuat keluarga yang harmonis, ada baiknya untuk meredam ego sendiri dan mulai sering-sering lakukan komunikasi dengannya. Mungkin awalnya akan terasa tidak terbiasa, namun mulai biasakan diri agar nantinya kalian bisa saling terbuka mengenai masalah yang sedang menghadang.

4. Minta Maaf dan Tidak Membesarkan Ego

Minta Maaf

Hal yang paling harus dihindari dalam menjalin hubungan dengan pasangan adalah menganggap kalau diri sendiri merupakan yang paling benar. Ini ternyata bisa membuat keluarga tidak harmonis dan berakhir dengan perpisahan.

Jika memang tahu kalau pasangan memiliki ego yang sangat tinggi, kenapa tidak coba untuk memulai meminta maaf terlebih dulu? Dengan meminta maaf tidak akan membuat kita menjadi rendah di mata dia, tetapi ini tentunya hal yang baik untuk awal yang baru.

5. Jangan Berburuk Sangka

Jangan Berburuk Sangka

Hal terakhir yang kami sarankan untuk bisa membangun keluarga yang baik adalah dengan cara untuk hindari berburuk sangka pada pasangan. Karena hal ini ternyata bisa membuat dia menjadi tidak nyaman dan bisa memicu terjadinya pertengkaran.

Kalau Anda bisa tidak berburuk sangka pada pasangan, ini bisa membuat diri Anda sendiri lebih rileks dan juga dapat fokus dalam membangun keluarga harmonis yang lebih baik.

Nah, itulah beberapa tips keluarga harmonis yang ada baiknya untuk dilakukan. Selain dari sisi pasangan, Anda juga harus bisa memperbaiki diri dan mencoba untuk tidak menutup diri padanya. Katakan kalau ada yang kurang dirasa nyaman, jadi ia tahu juga apa yang harus dia perbaiki. Semoga artikel ini bisa membantu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

PERHATIKAN CARA MENDIDIK ANAK YANG BAIK AGAR TIDAK SALAH DALAM MENDIDIKPERHATIKAN CARA MENDIDIK ANAK YANG BAIK AGAR TIDAK SALAH DALAM MENDIDIK

Menjadi pasangan suami istri adalah momen yang mengharukan sekaligus membanggakan, karena bisa melangkah ke jenjang yang lebih serius lagi. Dimana dua insan mengikat janji untuk sehidup semati merupakan sesuatu yang sakral untuk dilakukan. Rasanya belum lengkap sebuah keluarga tanpa ada kehadiran si kecil di dalamnya. Anak merupakan sesuatu yang sangat dinanti – nantikan oleh pasangan suami istri.  Tidak hanya untuk mereka, tapi juga untuk keluarga mereka dimana sudah menunggu – menunggu untuk menimang cucu. Sesudah datangnya si kecil di tengah – tengah keluarga, rasanya keluarga menjadi lengkap dan semakin hangat. Hanya saja kalian sebagai kedua orang tua mempunyai tugas baru, yaitu mendidik si kecil.

Mendidik seorang anak tentu bukanlah perkara yang mudah, apalagi menjadi orang tua baru bukanlah hal yang mudah untuk dihadapi bukan. Harus beradaptasi yang asalnya tidak ada anak kecil di rumah, sekarang kamu harus mengurus, merawat buah hati yang sangat dinantikan tersebut. Pastinya setiap orang tua menginginkan anak tersebut tumbuh menjadi orang yang baik dan juga bisa berguna untuk semua orang. Untuk meraih hal tersebut tentunya anak harus mendapatkan bimbingan dan arahan dari orang tuanya, karena tidak mungkin mereka tiba – tiba menjadi orang yang seperti itu tanpa didikan dari orang tuanya. Berikut adalah tips mendidik anak dengan baik, agar tidak salah dalam mendidik.

1.Menunjukkan Contoh yang Baik

Menunjukkan Contoh yang Baik

Agar anak bisa menjadi pribadi yang baik, tentunty anak tersebut harus mendapatkan didikan yang tepat. Tidak hanya didikan atau arahan saja, tetapi orang tua pun harus menjadi contoh yang baik. Selain memberikan contoh yang baik kepada anak, orang tua pun harus menjadi contoh. Karena biasanya anak – anak itu masih banyak menirukan apa yang dilakukan oleh orang lain, terutama orang tuanya yang selalu mereka lihat.

Kamu dapat menunjukkan contoh yang baik dengan berbicara yang lembut juga bersikap sopan. Ketika kamu memberikan arahan kepada anak untuk berlaku sopan, tetapi kamu tidak memberikan contoh yang sama dengan yang kamu ucapkan. Maka anak akan merasa kebingungan dan berujung menirukan apa yang kamu lakukan. Maka dari itu tunjukkan contoh yang baik kepada anak.

2.Memanggil Nama Anak

Memanggil Nama Anak

Ketika kamu memanggil buah hati kamu, usahakan untuk memanggilnya dengan menggunakan namanya atau menggunakan panggilan – panggilan yang baik. Karena nantinya si anak akan merasakan sendiri bahwa dirinya tersebut dihargai dan disayangi. Selain itu ketika memanggil si kecil jangan dengan nada yang tinggi atau sambil berteriak, karena nantinya dia merasa kesal bahkan takut.

Seperti kita yang sudah dewasa bila dipanggil dengan nada teriak – teriak pasti akan merasa kesal, rasanya seperti tidak sopan memanggil orang seperti itu. Jadi panggilah dengan nada yang lembut dan baik kepada si kecil, jangan dijadikan sebagai kebiasaan memanggil anak dengan cara tidak baik.

3.Membangun Kebiasaan untuk Mendengarkan

Membangun Kebiasaan untuk Mendengarkan

Biasanya kita sebagai orang tua sudah merasa lelah dengan pekerjaan rumah dan pekerjaan di kantor, membuat kita tidak ingin terlalu banyak mendengarkan si kecil karena keinginan untuk beristirahat yang besar. Tetapi bila ini dijadikan sebagai kebiasaan kepada anak, membuat anak tidak dapat berinteraksi dengan baik dengan orang tuanya. Jadi anak kebiasaan memendam apa yang ingin dikatakannya.

Padahal anak pun butuh didengarkan, ketika merasakan hal yang dirasanya. Contohnya saat kamu memberikan perintah kepada anak untuk membereskan sesuatu, tetapi anak tidak mau melakukannya. Dengarkan alasan anak terlebih dahulu mengapa mereka tidak ingin melakukannya.

Itulah beberapa tips mendidik anak dengan baik.

Inilah Fakta Anak BungsuInilah Fakta Anak Bungsu

Dalam keluarga pasti terdapat beberapa orang termasuk orang tua dan anak, ada sebutan juga untuk anak situs slot online terbaik. Seperti contoh anak pertama anak sulung dan anak terakhir anak bungsu.

Anak sulung diindetikkan dengan watak yang keras kepala, dan anak bungsu yang di indetikkan dengan kemanjaan. Namun itu semua tergantung dari pengajaran orang tua terhadap anak – anaknya juga. Belum tentu itu semua dikatakan benar guys.

Stereotip seputar saudara bungsu sangat banyak dan, lebih sering daripada tidak, tidak benar. Meskipun kita mungkin Slot Gacor agak dimanjakan dan dapat bergaul dengan lebih dari saudara-saudara kita yang lebih tua, kita tentu saja bukan “si kerdil”.

Saya adalah anak bungsu di keluarga saya. Dua saudara laki-laki saya yang satu tiga tahun lebih tua dan yang lain 10 tahun lebih tua terus-menerus mengingatkan saya bahwa, karena urutan kelahiran kami, saya diberi kebebasan paling banyak. Dan meskipun ini mungkin benar, menjadi saudara bungsu datang dengan perjuangan dan masalah yang adil.

Jika Anda adalah saudara bungsu, Berikut ini Daftar Faktanya !!

Anda lolos dengan lebih banyak

Mari kita perjelas: adik-adik tahu bahwa mereka bisa lolos dengan lebih banyak, mampu mendorong batas-batas aturan yang tidak bisa dilakukan oleh kakak-kakaknya.

Alasan untuk ini sederhana: pada saat adik bungsu datang, orang tua kurang khawatir tentang membesarkan anak-anak dan karena itu, lebih lunak dalam hal menetapkan hukum.

Kamu yang paling menyenangkan

Melarikan diri dengan lebih banyak datang dengan kejatuhannya.. Misalnya, karena orang tua kurang fokus pada tindakan si bungsu, itu juga berarti kita harus berbuat lebih banyak untuk mendapatkan perhatian.

Tetapi karena ini, kami secara alami lebih lucu dan memukau, menjadikan kami anggota keluarga yang paling menyenangkan.

Kamu baik-baik saja dengan kesendirian

Sering kali, saudara bungsu dibiarkan sendiri sementara orang tua fokus untuk menjaga saudara tertua di jalurnya. Karena itu, kami belajar untuk mencintai kesendirian dan menemukan cara untuk mengisi keheningan, apakah itu memiliki teman imajiner, beralih ke menulis atau seni, atau outlet lain untuk berekspresi.

Anda tahu bagaimana menyalahkan orang lain

Pada saat yang sama, kami telah belajar bagaimana memainkan stereotip “bayi”. Ketika kita membuat kesalahan atau melakukan sesuatu yang salah, kita tahu untuk memainkan kartu “bayi” yang tidak bersalah dan menyalahkan kakak-kakak yang lebih mungkin untuk menerima hukuman yang keras.

Nah itu dia guys beberapa Fakta dari anak bungsu yang memang disebut – sebut sebagai anak yang manja. Namun tidak semua anak bungsu seperti itu ya guys, seperti halnya anak pada umumnya saja.

Ketika dewasa mereka sudah meninggalkan yang memang di indetikkan dengan mereka masing – masing sesuai jalurnya terutama ketika kalian menginjak umur 20tahun keatas. Pasti kalian juga sudah memikirkan masa depan dan juga sudah berpandangan tentang kehidupan yang akan kalian jalani. Bukan begitu?

Oke itu saja informasi mengenai Fakta Dari Anak Bungsu yang bisa saya berikan, semoga bermanfaat

Rekomendasi Kado untuk AyahRekomendasi Kado untuk Ayah

Anak biasanya ingin memberikan yang terbaik untuk ayahnya sebagai tanda terima kasih sudah berjuang untuk mencari uang agar kita bisa hidup dengan nyaman. Oleh karena itu tak jarang anak mencari kado terbaik yang bisa ia berikan kepada sang ayah sebagai wujud ucapan terima kasih kepadanya. Kado untuk Ayah ini biasanya sulit untuk dipikirkan, karena anak ingin yang benar-benar sempurna.

Berikut ini kami memiliki tips untuk memilih kado untuk Ayah, di mana Anda bisa menentukan sendiri barang apa yang memang sebaiknya Anda berikan.

Tips Memberikan Kado Buat Ayah

1.Sesuaikan dengan hobinya

hobi

Anda bisa membelikan kado untuk ayah sesuai dengan hobinya, misalnya kalau ia gemar memelihara burung, dukunglah hobinya dengan membelikan dia burung baru atau kandang burung yang lebih kuat. Bisa juga kalau dia gemar meminum kopi, berikan dia merek kopi yang mungkin selama ini ia idam-idamkan.

Tapi biasanya harga dari barang-barang yang berhubungan dengan hobi memang tidaklah murah. Namun, jika Anda memang ingin membelikan ayah produk tersebut ada baiknya untuk menabung terlebih dahulu.

2. Pilih Kado yang Ayah Inginkan

Barang Yang Ia Inginkan

Ada kalanya ayah menurunkan keinginan dari dalam dirinya sendiri, di mana ia lebih mengutamakan keluarganya. Tak jarang loh, Ayah ingin membeli sesuatu tetapi ia tahan. Nah, cobalah untuk membelikan sesuatu yang tengah naik daun dan sepertinya ayah akan menyukainya. Seperti misalnya sepeda atau sesuatu yang ia sudah inginkan dari dulu tetapi tak pernah ia kunjung beli. 

3. Aksesori yang Sering Digunakan

Aksesori

Mungkin dengan membelikan ayah dompet atau ikat pinggang ia akan sangat suka dengan hal itu. Meski merupakan kado sederhana untuk ayah, tetapi ia akan menggunakan kado tersebut dan mengingat kalau anaknya lah yang memberikan barang kecil tersebut.

Disarankan untuk memilih desain dan produk yang kemungkinan akan selalu ayah pakai. Seperti sesuaikan dengan minatnya dalam memilih warna, kadang mereka tidak terlalu suka dengan perubahan yang mendadak dan lebih memikirkan fungsinya dari pada desain dari produk itu sendiri.

4. Benda Untuk Bersantai

alat pijat

Banyak benda yang bisa dimanfaatkan oleh ayah untuk bisa menjaga kesehatannya, tetapi kadang ia menggunakan alat-alat tradisional yang ada di rumah. Nah, Anda bisa langsung memilihkannya peralatan olahraga sederhana, seperti misalnya alat pijat.

Selain itu ini akan menjadi kado unik untuk ayah yang mungkin tidak pernah ia pikirkan sebelumnya. Jadi selain memberikan kado, kamu juga memberikan harapan kalau ayah akan menjadi semakin sehat setelah menerima kado dari tanganmu.

5. Cari Tahu yang Ayah Inginkan

kado

Kadang memang sulit untuk mencoba terlebih dahulu menanyakan kepada Ayah sebenarnya apa yang ia inginkan. Karena ia cenderung lebih menutup segala keinginannya dibandingkan dengan ibu yang kadang terlalu terbuka perihal benda-banda yang dia inginkan. Meski kebanyakan ayah akan menerima segala kado ayah dari anak, tetapi balik lagi ke poin utama di mana anak sangat ingin memberikan kado yang terbaik untuk ayah mereka.

Jadi cobalah untuk cari tahu sebenarnya apa yang ia suka dan ia inginkan sebelum memutuskan untuk membelikan di sesuatu.

Itulah beberapa tips yang bisa kami berikan sebelum Anda memberikan kado untuk Ayah, di mana ini merupakan cara yang sangat baik dalam membuat Anda menjadi lebih dekat dengan ayah.

Jadi sekarang apakah Anda sudah tahu warna apa yang akan kami tarik ke depan?